Prompt # 6 : Good Bye

Noura menggeliat berusaha lepas dari security. Sebelum pintu benar-benar tertutup, dia masih sempat berbalik dan berteriak, “Saya sudah mencari anda bertahun-tahun, Tuan Black. Tiga hari lalu saya melihat facebook anda dan menemukan kisah yang sama seperti yang selalu diceritakan Ibu saya.” Tapi suara Noura hilang di tengah riuhnya mesin-mesin yang menderu, dari dalam pabrik itu.

Esoknya, Noura mengendap-ngendap disamping rumah Tuan Black.
“Hei, siapa disitu!”.
Noura pun keluar dari persembunyiannya.
“Marry, kaukah itu!”
“Ah, tidak mungkin,” bisiknya.
Tuan Black bergegas mendekati Noura.
“Siapa kau? Kenapa masuk kesini tanpa ijin!”
“Saya Noura, apakah Anda mengenali wajah saya?!”

***

“Apa kamu sudah menemukannya?” “Sudah Bu,” tegas Noura.
“Sudah berpuluh tahun yang lalu, masihkah dia ingat padaku?” batin Marry.
Matanya menerawang jauh. Tubuhnya terbaring lemah, setelah 3 hari tersadar dari koma karena penyakitnya.“
Sejak kejadian itu, Aku merasa tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini.. ,” kenang Marry. Perlahan air matanya bergulir membasahi pipi nya yang tirus.

***

“Marry!”
“Morgan.. aku tidak bermimpi kan?”
“Tidak Marry.. sudah sekian lama aku mencarimu, maafkan aku.” Tuan Black menangis sesunggukkan.
“Aku di bius, ketika tragedi pembantaian keluarga kita itu terjadi.. .”
“Waktu siuman ternyata aku sudah berada di Belanda. Mereka menjualku Morgan.. .” Marry terisak.
“Maafkan aku tidak mampu menjagamu.. saat itu kita terlalu muda.. .”
Morgan memeluk Marry dan menangis bersama.
Marry tersenyum melihat Noura. “Kesini nak.” Noura mendekati Ibunya.
“Ini Noura, jagalah dia baik-baik.. .”

kemudian Marry tak bergerak lagi, terbujur kaku di ranjang ICU.

“Dari lahir kita bersama, seharusnya di alam sana pun kita bersama.. .” Tangis Tuan Black pecah, menyesali kepergian saudara kembarnya sekali lagi.

 



Credit

Note : 
# 261 Kata

41 pemikiran pada “Prompt # 6 : Good Bye

  1. 50% a happy-ending FF ya — 50% unhappy karena si Tuan Black alias Morgan kehilangan Marry, tapi yang 50% lagi Morgan happy karena ia bisa bertemu dengan anaknya, Noura. Yeee….ceritanya gak bikin ribet. Asyik. Alurnya juga enak.

  2. Udah bener ya Bun saya bikinnya ? :Diya, fifty fifty aja Bun, biar adil hehehe..Nah udah di edit lagi Bun, Noura Itu keponakannya Morgan. Marry dan Tuan Black itu saudara kembar :D,hihihi.. makasih pujiannya Bun *berasa mo terbang inih*

  3. bagus idenya, mak. jadi morgan dan marry itu kembar ya.ada satu kata yang mengganjal, mak. "bertangisan". itu apa maksudnya? saling menangis? nangisnya sahut2an gitu ya? kenapa ga pake "mereka menangis" gitu aja? soalnya "bertangisan" itu aneh, dan ga ada di kamus 😀

  4. Ooh, namanya Morgan Black ternyata hmmm…Jadi Noura mirip wajah Marry yah… :DKeren idenya… (y)@Mak Isti: Btw, bertangisan ada dikamus >> ber·ta·ngis·an v sama-sama menangis; menangis semua;

Mo Komen? dipersilahkan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s