Lampu Bohlam #3 : Pesona

Lelaki berambut merah dengan hidung yang runcing,
alis tebal menukik dan bibir yang tipis.
Kulihat wajahnya yang rupawan nan mempesona disampul komik,
cerita action milik kakakku waktu SMP.
Waw wajah yang sempurna buatku.
Tapi sayang, Lelaki itu hanya salah satu karya seorang Illustrator..

***
Aku yang tergila-gila dengan si lelaki
tampan meski bukan untuk dimiliki,
namun wajahnya sanggup menghibur hati,
kugoreskan tinta bergambar hati
atau mungkin ku foto copy
yang penting gambar itu disini
aku yang sepi tanpa kekasih
mengharapkan lelaki itu disini
hanya untuk sekedar ku pandangi

15 tahun ku menanti
panggung itu jadi saksi
ketika dia tengah bernyanyi
ternyata merdu dan menawan hati
lelaki itu berambut hitam tidak merah lagi
tentu saja, karena dia manusia bumi
bukan goresan pensil pucat pasi

dia disini
dalam malam dia masih kupandangi
ah, andai dia tau selama ini
wajahnya pernah kucari
dia pasti akan berbangga hati

~oOo~

See You..

Masihkah aku harus disini,
Sedang senyum tak lagi bisa ku temui,
Berjuta rasa membuatku tak mampu pergi,
Meski kehidupan tetap berlalu dalam sepi

Aku ingin semua indah,
Tak peduli siapa yang salah,
Biar aku yang mengalah,
Mungkin itu bisa menebus semua dosa

Bahagiaku dengan masa lalu
Tak bisa kutarik utuh
Karena hati yang beku
Kenangan indah, meghilang satu persatu
~oOo~